HIKMAH IBADAH UMROH

Cahaya Imani Haji Umroh – Ada banyak hikmah yang dapat diraih melalui pelaksanaan ibadah umroh apabila dilakukan dengan niat yang baik dan benar. Di antaranya, menjadi lebih religious, lebih peduli kepada sesama manusia dan bisa memanfaatkan rejeki yang diberikan oleh Allah SWT dengan lebih baik, kita akan menggunakannya untuk membantu orang-orang yang membutuhkan. Selain itu dengan melakukan ibadah umroh kita akan mendapatkan pahala dan balasan surga.

Diantara hikmah yang sangat menakjubkan diantaranya adalah:

  1. Umroh merupakan rihlah muqaddasah (perjalanan suci), inilah yang menyebabkan seluruh kegiatan yang dilakukan pada saat melakukan ibadah umroh adalah sebuah perjalanan ibadah demi memperoleh pahala dan ridho dari Allah SWT.
  2. Kegiatan ibadah umroh merupakan bagian dari syi`ar untuk mensucikan dan membesarkan nama Allah seperti yang tercantum dalam kalimat talbiyyah.
  3. Umroh merupakan salah satu sarana bagi umat manusia untuk senantiasa menginstrospeksi dirinya, bahkan ketika dia berada sangat dekat denganNya di Baitullah.
  4. Umroh sebagai simbol ketaatan dan kepatuhan kita kepada Allah SWT sebagai hamba-Nya yang senantiasa melakukan segala perintahNya dan menjauhi semua laranganNya.
Adapun hikmah yang dapat diambil melalui rukun dan wajibnya umroh adalah:
  1. Pada saat menggunakan pakaian ihram, kita lebih menonjolkan sikap sederhana, kesucian hati dan jiwa pada saat menggunakan kain putih ihram. Tidak ada sikap sombong dan berlebihan dan itu semakin membuat kita merasa rendah hati baik di hadapan sesama manusia terlebih dihadapan Allah SWT.
  2. Dalam melakukan thawaf yaitu berputar mengelilingi Ka`bah, melambangkan perputaran alam semesta, sedangkan bilangan 7 kali dalam kegiatan thawaf melambangkan bilangan 7 hari, 7 lapis langit dan bumi serta 7 lapis surga dan neraka. Sehingga Ka`bah dapat pula dianggap sebagai miniatur bangunan suci Baitul Maqdis yang ada di atas langit, dikelilingi oleh puluhan ribu malaikat (riwayat sebagian menyebutkan terdapat sebanyak 70.000 malaikat) yang juga berthawaf setiap harinya.
  3. Wuquf di Arafah memiliki hikmah sebagai sarana perenungan diri atas segala amal perbuatan kita, sebagai miniatur digiringnya umat manusia di padang mahsyar kelak. Sehingga kita dapat introspeksi diri atas segala amal perbuatan yang telah kita lakukan di dunia, insyaf sebagai hamba Allah yang berlumur dosa dan segera menyucikan diri dengan memperbaiki amalan ibadah seusai menjalankan ibadah umroh ini.
  4. Hikmah dari melaksanakan sa`i adalah merupakan perjalanan yang melambangkan kasih sayang seorang ibu kepada anaknya. Jamaah umroh diingatkan atas perjuangan Siti Hajar (istri nabi Ibrahim as) ketika mencari air dengan berlari antara bukit Shafa dan Marwah sebanyak 7 kali.
  5. Pelemparan jumroh merupakan symbol penentangan manusia terhadap setan. Melempar jumroh dengan menggunakan kerikil adalah symbol melempar nafsu setan yang ada dalam diri manusia sejauh-jauhnya dari jiwa dan kehidupan kita.

Hikmah lain yang dapat diambil dari perjalanan Umroh adalah:

Umroh menghilangkan kefakiran dan menghapus dosa. Dari Abdullah, Rasulallah SAW bersabda:
“Ikutkanlah umrah kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga.” (HR. An Nasai no. 2631, Tirmidzi no. 810, Ahmad 1/387).

Banyak yang telah membuktikan bahwa setelah melakukan umroh, kehidupan mereka makin berkah melalui kekayaan yang ditambah-tambah olehNya melalui jalan yang tak pernah di sangka-sangkanya, kehidupan yang lebih tentram dan membuatnya makin khusyuk beribadah kepada Allah SWT.

Ibadah umroh adalah kegiatan ibadah yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW dan merupakan ibadah pelengkap dan penyempurna keIslaman kita, sehingga ibadah umroh adalah ibadah yang sangat istimewa. Semoga kita diberi kemampuan oleh-Nya untuk dapat menjalankan ibadah umroh ini. Aamiin..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*