Kehebatan Sedekah

Print Friendly, PDF & Email

Cahaya Imani Haji Umroh Yogyakarta – Sedekah berasal dari kata shadaqa yang bererti benar. Orang yang suka bersedekah  adalah orang yang benar pengakuan imannya. Menurut terminologi syariat, pengertian sedekah sama dengan  pengertian  infaq yaitu mengeluarkan sebagian dari harta untuk suatu kepentingan yang diperintahkan Islam.

Namun begitu, makna dari sedekah lebih luas daripada infaq kerana infaq hanya  berkaitan  dengan material, tetapi sedekah meliputi material dan non-material.

Dalam satu riwayat,  Rasullullah s.a.w.  bersabda: “Pada tiap-tiap pagi lazimkanlah atas tiap-tiap ruas anggota seseorang kamu bersedekah; tiap-tiap tahlil satu sedekah, tiap-tiap takbir satu sedekah, menyuruh berbuat baik satu sedekah, dan cukuplah (sebagai ganti) yang demikian itu dengan mengerjakan dua rakaat solat Dhuha .” (Hadis riwayat Al-Bukhari dan Muslim)

Hadits diatas menjelaskan bahawa sedekah itu semata-mata bukan hanya berbentuk nominal uang, tetapi sedekah juga dapat diartikan sebagai  amal soleh. Walaupun kebanyakan kalimah sedekah yang disebut  dalam  Al-Quran membawa maksud berzakat, namun  perkara yang diperhatikan adalah, jika seseorang itu telah  berzakat  tetapi masih mempunyai kelebihan harta, sangat dianjurkan untuk berinfaq dan bersedekah.

Diceritakan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh imam Tarmidzi dan imam Ahmad:

Tatkala Allah Ta’ala menciptakan bumi, maka bumi pun bergetar. Lalu Allah menciptakan gunung. Dengan kekuatan yang telah diberikan kepadanya, ternyata bumi pun terdiam. Para malaikat keheranan akan penciptaan gunung tersebut. Kemudian mereka bertanya.

“Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat daripada gunung?”

Allah menjawab,  “Ada, yaitu besi.” (Kita mafhum bahawa gunung batu pun boleh menjadi rata ketika dikorek dan diratakan oleh buldozer atau sejenisnya yang dibuat dari besi).

Para malaikat bertanya lagi,

“Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat daripada besi?”

Allah yang Maha Suci menjawab, “Ada, yaitu api.” (Besi walau sekeras manapun boleh menjadi cair dan hancur setelah dibakar api).

Para malaikat kembali bertanya,

“Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat daripada api?”

Allah yang Maha Agung menjawab, “Ada, yaitu air.” (Api membara sedahsyat apapun niscaya akan padam jika disiram air).

Para malaikat pun bertanya kembali,

“Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat daripada air?”

Allah yang Maha Tinggi dan Maha Sempurna menjawab, “Ada yaitu angin.” (Air di samudera yang luas akan serta merta terangkat, bergulung-gulung dan menjelma menjadi gelombang raksasa yang dahsyat, tiada lain kerana kekuatan angin. Angin ternyata memiliki kekuatan yang teramat dahsyat).

Akhirnya para malaikatpun bertanya lagi,

“Ya Allah, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih dahsyat dari itu semua?”

Allah yang Maha Gagah dan Maha Dahsyat kehebatannya menjawab, “Ada, yaitu amal anak Adam yang berupa sedekah dengan tangan kanannya sementara tangan kirinya tidak mengetahuinya”.

Artinya, yang paling hebat, paling kuat dan paling dahsyat sebenarnya adalah orang yang bersedekah tetapi tetap mampu menguasai dirinya, sehingga sedekah yang dilakukannya bersih, tulus dan ikhlas tanpa ada unsur pamrih ataupun pamer (riya). Subhanallah.

 Fadhilah Sedekah

  1. Dipanjangkan umur dan mencegah ajal yang buruk

Sabda Rasulullah saw : “Sesungguhnya sedekah seseorang muslim itu memanjangkan umur  dan  mencegah dari mati dalam keadaan buruk dan Allah Taala pula menghapuskan sikap sombong dan membangga diri si penderma dengan sebab sedekahnya” ( Hadits Riwayat Tabrani )

  1. Mengelakkan bala

Sabda Nabi saw : “Segeralah kamu bersedekah, kerana  bala bencana itu tidak dapat melangkahi sedekah” ( Hadits Riwayat Al-Baihaqi )

  1. Menghapuskan kesalahan-kesalahan dan dosa

Allah berfirman: “Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan pada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS Al-Baqarah : 271)

Rasulullah pun bersabda, “Sedekah menghapus dosa seperti air memadamkan api.” (Riwayat Ahmad, At-Tirmidzi)

Bersedekah dengan menggunakan materi  menyebabkan kita merasa kaya. Itulah kelebihan bersedekah yang kita tidak perasan atau sedar kerana kebanyakan kita merasa bahawa manfaat bersedekah ialah hanya untuk mendapat pahala di akhirat. Apabila kita merasa kaya dan kita akan merasa lebih senang daripada orang lain, itulah “kekayaan” sebenarnya. Perasaan kaya ini sebenarnya satu langkah untuk menuju pada rasa syukur atas limpahan nikmat dan karunia Allah s.w.t.

Dengan bersedekah sebenarnya kita juga melepaskan energi positif ke alam semesta yang akan menarik perkara positif terjadi dalam hidup kita. Mungkin antara kita tidak merasakan betapa hebatnya manfaat sedekah terhadap kehidupan kita.

Sebagai contoh, kita selalu menyedekahkan uang walaupun hanya Rp 1000,- kepada peminta sedekah di tepi jalan. Pada suatu hari, kita hendak belajar dan membutuhkan bantuan keuangan. Tanpa disangka-sangka kita dapat beasiswa daripada seorang jutawan. Secara tak sadar, itulah sebenarnya balasan yang Allah beri kepada kita yang selalu bersedekah. Lihatlah sekeliling anda dengan mata hati, adakalanya kita tak mampu melihat balasan sedekah yang Allah berikan pada kita dengan mata telanjang kita.

Bagaimana membiasakan hidup dengan bersedekah?

  • Maniskan muka dengan senyuman
  • membiasakan sedekah sekurang-kurangnya Rp 1000,- tiapminggu
  • Solat awal waktu
  • Berkata hanya yang positif atau diam

InsyaAllah. Jika istiqomah buat perkara-perkara ringan ini , akan terasa perubahannya. semoga manfaat dari sedekah dapat pula dirasakan dalam urusan muamalah kita.

Wallahu a’lam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*